top of page

Policy Brief: Implementasi Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia - Australia (IA CEPA)

Risa Qoni'ah, Lina Ghaida

4 Feb 2026

Policy brief ini menganalisis urgensi reorientasi strategi perdagangan Indonesia di bawah kerangka IA-CEPA, mengingat dominasi hambatan non-tarif dan keterbatasan kapasitas produksi yang masih menghambat daya saing ekspor di pasar Australia. Meskipun kemitraan ini telah memperkuat arus investasi bilateral di sektor pertambangan, diperlukan arah kebijakan yang lebih strategis untuk mendiversifikasi modal menuju sektor bernilai tambah tinggi dan berkelanjutan. Melalui penguatan fasilitasi dagang dan peningkatan standar kepatuhan pelaku usaha, kebijakan ini bertujuan untuk mengoptimalkan transformasi ekonomi nasional secara komprehensif.

Ringkasan Eksekutif: Hambatan non-tarif, seperti standar produk yang ketat dan keterbatasan kapasitas produksi, masih membatasi daya saing produk unggulan Indonesia di pasar Australia. Kondisi ini menunjukkan perlunya pergeseran strategi dari sekadar liberalisasi perdagangan menuju penguatan fasilitasi perdagangan dan penguatan kapasitas untuk meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam memenuhi standar pasar Australia. Di sisi lain, IA-CEPA telah berhasil mendorong peningkatan investasi dua arah, baik dari Australia ke Indonesia maupun sebaliknya, terutama di sektor pertambangan. Namun demikian, masih diperlukan strategi yang lebih terarah untuk mengalihkan investasi menuju sektor-sektor bernilai tambah tinggi dan berkelanjutan guna mendukung transformasi ekonomi nasional.

Versi lengkap dapat diunduh disini
bottom of page